Post1#PENGIRIM PESAN
PENGIRIM
PESAN
Hari senin ceria yang cukup memberikan
semangat bagi kakak Ihan. Seperti biasa setelah beberapa hari libur
(Sabtu-Ahad), maka hari senin adalah hari yang ditunggu-tunggu karena ingin
segera bertemu dengan kawan sepermainan di sekolah. Meski pagi ini kakak
sedikit tidak sehat, flu dan batuk yang melanda di musim yang tidak menentu,
tapi semangat menuntut ilmu tetap terpancar dari binar matanya. (Fitrah
Belajar)
Kebiasaan pagi yang sudah sangat melekat bagi
kakak adalah membuat urutan kegiatan. Maka pagi hari ini kakak memilih untuk
menuntaskan urusan toileting, bergegas sholat 2 rakaat dan sarapan pagi. Sholat
pagi hari sudah biasa dilakukan kakak jam berapapun kakak bangun tidur,
terkadang masih masuk subuh kadang sudah termasuk sholat dhuha. Heeee tak
apalah masih belum wajib baginya untuk menunaikan sholat, tapi karena dia
tipikal anak yang suka keteraturan dan agenda yang berurutan, maka sudah bagian
dari to do list kakak. Alhamdulillah kakak Ihan sudah mulai konsisten untuk mandiri
toileting, mandi, berpakaian dan makan. Urutan kegiatan pagi hari pun kakak
sudah terbiasa untuk menyusun sendiri. (fitrah keimanan, fitrah
perkembangan,disiplin)
Selain bersekolah hari kakak mendapat tugas
khusus dari umi. Heee apa ya tugasnya, lebih tepatnya umi meminta tolong pada
kakak untuk membawakan barang (HP) milik teman umi yang ketinggalan dirumah.
Kebetulan pemilik Hp adalah ibu dari teman kakak di sekolahnya. Saat menerima
perintah dan permintaan tolong, sekilas mata kakak tampak berbinar seolah
berusaha meyakinkan umi bahwa dia sanggup untuk dipercaya. Berkali-kali umi
menegaskan prosedur memberikan barang, heee karena umi khawatir barang pindah
ke tangan orang yang tidak bertanggungjawab. Umi berpesan teman umi pemilik Hp akan nunggu
di gerbang, kalau tidak dikasihkan ke bu guru saja biar bu guru yang kasihkan
ke teman umi saat penjemputan. Tetiba kakak mengusulkan “kalo gak ketemu
temennya umi tak kasihkan Yahya saja”(teman sekolah anak pemilik HP)… Spontan
saja umi melarang, jangan ya nak. Khawatir nanti teledor naruhnya. Was-was juga
ini umi menitipkan barang berharga ke anak2, beberapa kali umi mengulang pesan,
dan jawaban kakak dengan mata binary meyakinkan selalu menjawab “ Siiiaaap umik”.
Ya Rabb semoga amanah ini anak…
Sesampainya dirumah sepulang sekolah, kakak
langsung menceritakan kejadian dan amanah yang sudah ditunaikan. Alhamdulillah
kakak menunaikan amanah sesuai dengan pesan umi tanpa kurang apapun… ketika
tidak bertemu teman umi, kakak langsung menyerahkan ke guru yang tepat.
Alahmdulillah…
U :“Good job anak sholeh… makasih ya nak
sudah membantu umi dan memudahkan urusan saudaranya.”
K : “Iya mik sama-sama. Aku senang, dulu umi
kan juga pernah minta tolong aku mengirim buku pesanan ibu temanku.”
U : Heeee eksploitasi anak ini ceritanya
batin saya (wkwkwkwk)
Solichati 18/9/2017
#Post1
#90DaysForDiaryAnanda
#PekaAkanUnikAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PortofolioRaihan
#6y3m
#Batu,18September2017
#HomeTeam –
#PortofolioPerkembangan
#FitrahKeimanan
#FitrahBelajar
#FitrahPerkembangan
#PortofolioBakatAnak
#BakatSifat
#Disiplin
#Responsibility

Komentar
Posting Komentar