Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

Post14#MEMPERTAHANKAN DIRI

MEMPERTAHANKAN DIRI Entah untuk kesekian kalinya, duo jagoan ini selalu menghiasi hari dengan pertikaian dan perkelahian yaang hingga berujung pada saling menyakiti. Umik dan abi belum menemukan solusi yang pas untuk meminimalkan hal ini. Karena ego mereka berdua masih tinggi untuk sama2 mempertahankan apa2 yang menjadi milik mereka. Hmmm bener2 harus ekstra bersabar... disini umi dan abi juga belajar dan instropeksi diri selama ini mungkin kami terlalu sering turut campur dalam pertikain mereka, sehingga berujung pada pola yang mereka temukan untuk mencari perlindungan dan merasa paling benar. Hmmm kita akan belajar bareng2 ya nak... Seperti halnya yang hari ini terjadi (Sabtu siang) dirumah eyangnya, ketika keluarga besar sedang berkumpul dan syik berdiskusi, tampak duo jagoan mulai ada friksi2 ketika bermain mobil2an. Zaidan dengan gaya komunikasi yang ulung, tampak komat kamit yang membuat kakak Ihan jadi geram dan tetiba mengangkat tempat solasi untuk dilemparnya ke arah adek...

Post13#SAMPAH YG BERKAH

Gambar
UBAH SAMPAH MENJADI BERKAH Kalau mendengar kata sampah memang seringkali yang muncul dalam benak kita adalah sesuatu yang jorok dan menjijikkan ya. Hmmm tapi ternyata tidak demikian dengan sampah mainan anak2. Sejak drumah umi dan anak2 membuat proyek klasifikasi mainan, ternyata sangat kami rasakan tentang melatih kebiasaan dan mandiri berberes mainan, meski sesekali tetap dengan bantuan dan peringatan. Nah kardus klasifikasi yang anak2 punya seperti kardus hewan, kendaraan, boneka tangan, kartu, da nada satu kardus lagi khusus pernak-pernik pecahan mainan yang sudah rusak tapi tidak boleh dibuang oleh anak2. Terutama kakak Ihan yang lebih banyak memanfaatkan barang di kardus ini. Tidak sekali dua kali berhasil membuat mainan dengan bahan mainan bekas menjadi mainan unik dan lucu yang membuat dia senang. Termasuk hari ini, Jumat siang ketika pulang sekolah. Kakak bilang, gak usah beli mainan ya mik, boros. Enak bikin mainan sendiri ya… Heeee siiip kata umik. Maka seketika...

Post12#PILIHAN&KONSEKUENSI

PILIHAN & KONSEKUENSI Sepulang sekolah, kakak selalu asyik dengan mainan yang ada dirumah. Hmmm berasa sehari-hari tiada waktu tanpa bermain. Gak pernah ada rasa lelah untuk bermain. Bermain mobil2 lan, bersepeda, lari2 dan lempar tangkap dengan adek menjadi kegiatan siang ini. Sesekali umi mengajaknya belajar membuat huruf dan membaca, dia bilang tidak seru karena gak bergerak2. Heee gaya belajar kinestetiknya sangat sebanding dengan kekuatan fisik dan energy yang dia punya. 24 jam non stop. Saat jam istirahat siang pun tiba, kakak mulai rewel menunjukkan bahwa menolak untuk istirahat siang karena tidak capek katanya. Sesuai diskusi dan kesepakatan kami dipagi hari, siapapun yang hendak ikut umi silaturohim kerumah teman harus istirahat dulu agar tidak cepak dan rewel saat dilokasi nantinya. Ketika umi mengingatkan, ananda masih menolak istirahat dan bilang kalau tidak capek. Walaupun diingatkan lagi tentang konsekuensinya yang tidur maka tidak   ikut dan harus ti...

Post11#MERONCE

Gambar
MERONCE RANTAI Masih berkutat dengan busybag sisa bermain peran semalem, kakak Ihan masih asyik bermain kain flannel warna warni yang digabung-gabung dan menjadi sebuah rantai. Sesekali memilah mana kain yang masih tertempel bagus perekatnya dan mana yang tidak bisa dipakai. Inilah kebiasaan yang kakak lakukan, selalu mengharapkan hasil terbaik dari apa yang dilakukannya. Hanya sekedar membuat rantai saja sudah dipilah-pilah mana bentuk kain yang masih bagus dan tidak. Termasuk ketika merangkainya, dengan ketelitian dan hati2 kakak merekatkan antara satu dengan yang lainnya. Saat beraktivitas seperti ini dalam ketekunannya tampak binary mata yang kuat, penanda kalau kakak sedang menikmati aktivitas yang dilakukannya. Bahkan jika sedang konsentrasi dan ada yang memanggil atau mengganggu kakak akan menunjukkan sikap tidak senangnya. Heee kamu memang special nak, kala sedang heboh dengan motoric kasar kamu menghebohkan sekitar, kala sedang ayik dengan motoric halus kamu melupak...