Post77#JALAN DAN TEROWONGAN
MEMBANGUN JALAN DAN TEROWONGAN
Ahad Pagi menjadi hari yang dinanti-nanti
kakak Ihan. Pasalnya kakak Ihan membuat agenda sehari sebelumnya bahwa akan
bermain di hutan kota dekat rumah. Nampaknya ananda sudah kangen dengan bermain
pasir sepuasnya. Alahmdulillah umi dan adek pun diberikan kesempatan untuk
menemani kakak Ihan bermain. Meski sebenarnya umi berpikir panjang untuk
mengaja Zaidan dalam kondisi sakit. Tapi Alhamdulillah Zaidan pun kooperatif,
maka kami bertiga berjalan menyusuri rut eke hutan kota. Selama perjalanan
kakak Ihan banyak bercerita tentang apa yang dia lakukan ketika sudah sampai di
hutan kota, memeprbanyak dzikir selama perjalanan juga dilakukannya terutam
ketika melewati tempat asing dan sepi. Alhamdulillah setidaknya ananda sudhah
terbiasa berdzikir agar terhindar dari hal2 buruk yang diciptakan Allah.
Sesampainya di lokasi seperti biasa morotik
kasar kakak Ihan otomatis terstimulus untuk baerlari-lari, berjalan di papan
tituan dan mencoba playground yang ada. Sesekali tampak enggan bermian ketika melihat
banyak anak yang tidak dikenalnya bermian dilokasi yang sama, meskipun beberapa
waktu kemudian kakak mampu menyesuiakan diri. Setelah puas bermain mengasah motoric
kasar, kakak Ihan focus cukup lama bermain pasir membuat proyek membangun jalan
dan terowongan. Dengan maianan yang ada kakak Ihan berkreasi sedemikian rupa
dengan imajinasinya. Luar biasa bertahan dengan rentang konsntrasi cukup lama
berkutat dengan membuat proyek pembangunan dari pasir. Alhamdulillah stimulasi motoric
kasar dan halus ananda untuk menyiapkan fase tumbuh kembang selanjutnya terkait
calistung mulai terpenuhi. Tak tergesa-gesa memaksa ananda mampu baca tulis,
setidaknya kondisi fisik untuk ananda menyimak dengan rentang konsentrasi lama
terpenuhi dengan stimulasi motoric kasar dan halus. Setelah cukup puas ananda
meminta waktu utnuk olahraga sebentar, lari-lari di area hutan kota yang
berbatu. Heee lagi2 umi melihat fisik kakak tampak tidak sedikitpu lelah.
Hingga kami memutuskan untuk pulang kakak Ihan masih saja ingin bermain dan
bermain.
Sesampainya dirumah ananda meminta waktu untuk
bermain sepeda. Hmmm kemana ini perginya rasa lelah yang harusnya hinggap… dan
umik pun mengijinkan dengan syarat stelah makan, tidak melupakan mandi dan
sholat. Dan bersepeda pun dilakukan kakak Ihan disela-sela aktivitas seharian.
Rasa lelah itu rupanya hinggap setelah isya, tanpa kode apapun tetiba kakak
tertidur nyenyak disamping umi yang masih membersamai adek Zaidan yang sedang
sakit. Barokalloh ya nak semoga semua aktivitas hari ini barokah
Solichati 3/12/2017
#Post77
#90DaysForDiaryAnanda
#PekaAkanUnikAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PortofolioRaihan
#6y5m
#Batu,3Desember2017
#HomeTeam –
#PortofolioPerkembangan
#FitrahBelajar&Bernalar
#FitrahEstetika&Bahasa
#FitrahIndividualSosial
#FitrahPerkembangan
#FitrahKeimanan
#FitrahSeksualitas
#PortofolioBakatAnak
#BakatSifat
#Learner
#Communication
#Command
#Achiever
#Delliberative
#Responsibility
#Emphaty

Komentar
Posting Komentar