Post78#BOMBIK
SHORTING, COUNTING DAN MERANGKAI BOMBIK
Hari ini masih seperti hari kemarin ketika umik
masih harus merawat Kakak Zaidan yang sedang sakit. Alhamdulillah setelah
mendapatkan dongeng tentang kuman, ananda menjadi semangat untuk makan dan
minum sehingga lemah badannya sedikit berkurang.
Setrelah pulang sekolah kakak Ihan membongkar
barang pesanan umik pada bu guru kakak. 4 Paket bombik dengan bermacam2 bentuk
dan warna. Karena akad pembelian mainan adalah berbagi 2 dengan teman umi
(untuk anaknya), maka umi megajak kakak Ihan untuk memilah sesuai warna dan
menghitng serta membagi rata jumlah mainan, sehingga bisa terbagi 2 dengan
teman umi. Alhamdulillah ananda sangat semangat. Umi menyiapakna perlengkapan
yang dibutuhkan seperti gunting, isolasi, kertas dan bolpoin untuk mencatat
jumlah mainan yang sudah dihitung. Tiap paket kita kerjakan bersama hingga
selesai. Awlanya kita memilah mainan berdasarkan warna berharap dengan memiliah
sesuai warna kita semua mendapat jumlah dan warna yang sama. Setelah memilah
warna, kakak Ihan menghitung jumlah dan langusng membagi menjadi 2 bagian.
Setelah selesai menghitng umi mencatat angkanya pada selembar kertas. Seteah
usai dihitung dengan jumlah yang sama, kami memasukkan pada wadah yang berbeda.
Begitu seterusnya hingga 3 paket terselesaikan. Alhamdulillah kakak Ihan sdudah
mempu menghitung hingga bilangan 20 keatas, meski sesekali dibenarkan karena
ada angka yang terlewat. Sesekali pula kakak Ihan mengambil alih tugas umi
mencatat angka hasil hitungan di lembaran kertas, uci coba menulis angka,
terbalik dll masih di alami kakak Ihan. Tak apalah… Alhamdulillah kakak Ihan
sudah memahami symbol angka.
Ada 1 paket lagi tersisa yang tidak kami bagi
dua karena jumlah terlalu sedikit dan kesulitan untuk dibagi. Tampaknya kakak
Ihan sangat tertarik dengan paket ini karena ada bentuk roda da nada petunjuk
pemasangan atau merangkai. Maka hingga malam hari pun kakak Ihan sibuk
merangkai berbagai bentuk dari mainan jenis bombik ini. Membentuk pipa dank ran
air katanya. Seperti biasanya merah masih tetap menjadi warna kesukaannya. Kakak
ihan pun sangat puas dan bangga dengan hasil merangkainya… selain itu membuat
bentuk gerobak, telepon dan masih banyak lagi. Hanya ada 1 rangkaian yang masih
bertahan tanpa dobingkar yaitu bentuk kran dan pipa air, tampak nya kakak Ihan
sangat menyukainya. Kegiatan dirumah yang serasa PAUD pun berhenti ketika hari
menjelang malam dan kakak mulai kelelahan. Sepertti biasa tanggung jawab
memreskan mainan sebelum tidur akan kami biasakan. Alhamdulillah semoga barokah
ya nak…
Solichati 4/12/2017
#Post78
#90DaysForDiaryAnanda
#PekaAkanUnikAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PortofolioRaihan
#6y5m
#Batu,4Desember2017
#HomeTeam –
#PortofolioPerkembangan
#FitrahBelajar&Bernalar
#FitrahEstetika&Bahasa
#FitrahIndividualSosial
#FitrahPerkembangan
#FitrahKeimanan
#FitrahBakat
#FitrahSeksualitas
#PortofolioBakatAnak
#BakatSifat
#Learner
#Communication
#Command
#Achiever
#Arranger
#Maximizer
#Significance
#Fokus
#Responsibility


Komentar
Posting Komentar